Berita

Dunia

Mengaku Buat Bom, Pria New York Diamankan

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 10:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria Amerika Serikat ditangkap dan rumahnya digeledah oleh polisi setempat pekan ini setelah mengaku membuat bom.

Pria itu bernama Paul Rosenfeld. Di dilaporkan mengatakan kepada seorang wartawan di Pennsylvania bahwa dia marah dengan arahan dari negara bagian danbermaksud untuk meledekan dirinya di National Mall di Washington, DC pada hari pemilihan November mendatang.

Akibat perkataanya, polisi dan FBI menggeledah rumah Paul Rosenfeld di Orangetown, hanya beberapa mil di atas Sungai Hudson dari New York City.


Menurut pengaduan pidana yang diajukan di pengadilan federal di White Plains, agen menemukan "bom fungsional" di ruang bawah tanah Rosenfeld, yang terdiri dari bubuk hitam di dalam kotak kayu lapis. Para agen mengatakan Rosenfeld memesan bubuk hitam dalam jumlah besar melalui internet, membuat alat peledak yang lebih kecil dan mengujinya.

Dia dituduh melakukan pembuatan perangkat destruktif dan transportasi antarnegara secara ilegal dan menerima bahan peledak.

Rosenfeld yang berusia 56 tahun tidak memiliki sejarah kriminal dan tidak ada koneksi yang diketahui dengan ideologi atau kelompok teroris internasional apa pun.

"Seandainya dia berhasil, dugaan plot Rosenfeld dapat mengklaim nyawa orang-orang yang tidak bersalah dan menyebabkan kehancuran yang tak terhitung," kata William Sweeney Jr, asisten direktur kantor lapangan FBI di New York seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya