Berita

Rakor Apdesi/Net

Nusantara

Joko Widodo Akan Dianugerahi Gelar "Bapak Pembangunan Desa"

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 15:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) akan menganugerahkan gelar "Bapak Pembangunan Desa" kepada Presiden RI Joko Widodo.

Penganugerahan gelar diberikan saat "Workshop dan Silaturahmi Apdesi 2018" yang akan diselenggarakan pada 28-30 November 2018 mendatang di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Pada acara nanti rencananya akan dihadiri 60 ribu kepala desa dari seluruh Indonesia, serta seluruh gubernur dan bupati di Indonesia.


Ketua Umum Apdesi, Sindawa Tarang mengatakan, tidak berlebihan jika Jokowi dianugerahi gelar tersebut sebab jasa-jasanya yang terus menaikkan dana desa dari tahun ke tahun untuk pembangunan desa.

"Itu mungkin harapan teman-teman di Apdesi dalam Rakor malam ini. Saya kira tidak berlebihan jika Bapak Jokowi dianugerahkan bapak pembangunan desa," ujar Bung ST sapaan akrab, di sela Rakornas Apdesi di Jakarta, Selasa malam (9/10).

Bung ST menjelaskan, komitmen Jokowi untuk memajukan pembangunan desa tidak diragukan lagi. Selain menaikkan dana desa, Jokowi juga kerap turun langsung ke desa untuk menmyapa masyarakat.

"Rekomendasi itu sesuai dengan kenyataan bahwa kehadiran dana desa yang terus naik membuat pembangunan di desa terus tumbuh dan kebutuhan masyarakat desa terpenuhi," ujarnya dalam keterangan tertulis sesaat lalu.

Dia menegaskan bahwa gelar itu setidaknya sebagai bentuk ucapan terima kasih pemerintah desa kepada Presiden Jokowi atas komitmennya memajukan pembangunan desa.

"Kita bisa bayangkan kalau tidak ada dana desa maka desa akan sepi. Apalagi dengan progrma padat karya desa yang dicanangkan pemerintah melibatkan langsung masyarakat. Menyentuh langsung masyarakat," ujar Bung ST.

Workshop dan Silaturahmi Apdesi 2018 akan dibuka Presiden Jokowi. Dihadiri pula sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara, menteri, gubernur dan bupati seluruh Indonesia. Serta didukung penuh oleh Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya