Berita

KESDM/Repro

Bisnis

100 Unit LTSHE Dibagikan Gratis Ke Lokasi Pengungsian Korban Gempa Sulteng

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 | 21:05 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM terjun langsung membagikan 100 unit Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada para pengungsi korban gempa di Palu, Sigi dan Donggala. Bantuan gratis ini dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat di sektor ESDM di bidang ketenagalistrikan tetap terpenuhi.

Sumbangan LTSHE diserahkan secara simbolis oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur EBTKE M. Noor Arifin, di salah satu lokasi pengungsian Kecamatan Sigi.

Noor menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk meringankan beban para korban gempa bumi. "Sesuai instruksi Menteri Jonan agar secara cepat memberikan pertolongan kepada saudara-saudara yang terkena musibah di Sulawesi Tengah," ujar Satry di salah satu Posko Pengungsian Kecamatan Sigi, Sabtu (6/5) kemarin.


Lebih lanjut, Noor mengutarakan bantuan serupa dengan jumlah yang sama akan kembali didatangkan dari Jakarta dalam beberapa hari ke depan.

"Ini baru tahap pertama, masih ada 100 unit lagi yang akan dibagikan. Total, ada 200 unit LTSHE yang didistribusikan oleh Pemerintah demi menerangi lokasi pengungsian," ujar Noor.
Kehadiran LTSHE, imbuh Noor, diharapkan dapat membantu penerangan bagi tenda-tenda pengungsian yang gelap gulita. Selain itu, LTSHE diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengisi baterai alat komunikasi yang saat ini menjadi salah satu kebutuhan yang mendesak.

Noor meminta masyarakat penerima dapat merawat LTSHE sehingga manfaatnya dapat optimal terutama dalam masa tanggap darurat bencana. "Saya minta masyarakat dapat menjaga bantuan LTSHE ini dengan baik," ungkapnya.

Sebagai informasi, pembagian LTSHE merupakan salah satu program Kementerian ESDM yang telah dimulai sejak 2017 melalui pembiayaan APBN. Untuk tahun 2018, Kementerian ESDM memiliki target untuk menerangi 167.064 rumah yang tersebar di 15 provinsi atau 1.259 desa. Di samping itu, program ini juga dijalankan apabila terjadi force majeure, seperti musibah kegeologian. [jto]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya