Berita

Gempa Palu/Net

Bisnis

Kondisi Kelistrikan Dan BBM Palu Berangsur Pulih

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 | 20:31 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Pemulihan listrik dan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) terus berjalan. Posko ESDM Siaga Bencana melaporkan untuk status per 6 Oktober 2018, Pemulihan listrik telah mencapai 85 persen.

Minggu depan pemulihan ditargetkan mencapai 90 persen. Upaya yang telah dilakukan adalah menggenjot pasokan listrik yang sudah mencapai 31 MW, 2 Pembangkit beroperasi. Di samping itu, 6 Gardu Induk (GI) juga telah beroperasi, yaitu GI Poso, GI Pamona, GI Silae, GI Talise, GI Sidera, dan GI Pasang Kayu. Sementara 1 GI, yaitu GI Parigi dalam proses perbaikan. Di samping itu, 52 dari 114 genset telah beroperasi.

Pasokan BBM untuk wilayah Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya diupayakan kembali normal minggu depan. Sebanyak 15 dari 17 SPBU di Palu telah beroperasi.


"Kapal Karmila bermuatan Premium 1.200 KL, Kapal MT Lamiwuri 2.000 KL Solar dan 1.800 KL Avtur telah dibongkar," terang Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi.

Pertamina telah mengoperasikan layanan 32 SPBU dari total 36 SPBU di wilayah terdampak gempa di Sulawesi Tengah, atau hampir 90 persen dari total SPBU.

Stok BBM juga lebih dari cukup, stok bensin di atas 10 hari dan solar 20 hari.

Kementerian ESDM melalui posko siaga bencana ESDM juga terus menambahkan personil untuk mempercepat pemulihan di lokasi bencana sebanyak 350 personal, di mana sehari sebelumnya berjumlah 299 personal.

"Posko siaga bencana ESDM telah mengirimkan 350 personal, yang terdiri dari rescue 195 orang, 31 orang dokter, operator 22 orang, paramedis 56 orang, keamanan 3 orang dan support 43 orang. Selain itu 15 alat berat juga telah tiba untuk memudahkan evakuasi dari reruntuhan. Logistik yang berupa obat, tenda, makanan, peralatan air bersih, dan lain-lain juga akan terus ditambah," ungkap Agung. [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya