Berita

Empat Pilar Disosialisasikan Di Desa Karangsemi Lewat Campursari

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 | 01:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Cuaca di Desa Karangsemi di Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Jumat malam (5/10), tampak cerah.
Di sebuah lapangan berdebu akibat musim kemarau berkepanjangan, malam itu,  berlangsung pagelaran seni budaya nusantara. Grup musik campur sari "Kantong Bolong" tampil menghibur warga masyarakat.
Pagelaran seni budaya ini diselenggarakan dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR. Penyelenggaranya adalah MPR dan mendapat dukungan dari Kepala Desa Karangsemi, Puryani. Kepala Biro Administrasi dan Pengawasan Setjen MPR RI, Suryani, selaku panitia penyelenggara dalam sambutannya, memuji peran Kepala Desa Karangsemi hingga acara bisa terlaksana dengan lancar dan sukses.

"Permintaan kepada Bu Puryani untuk kesediaannya menjadi penyelenggara pagelaran seni budaya ini dilakukan dalam waktu sangat mepet," ungkap Suryani.


Ternyata, lanjut perempuan kelahiran Nganjuk ini, hanya dalam waktu dua hari saja Kepala Desa mampu menyiapkan segala sesuatu dengan baik dan lancar. Untuk itu, Suryani mengucapkan terima kasih pada Kepala Desa Karangaemi dan jajarannya.

Suksesnya acara ini ditandai pula dengan antusiasme masyarakat menyaksikan pagelaran seni bidaya tersebut. Ratusan warga masyarakat Desa Karangsemi dan sekitarnya berduyun-duyun ke lapangan tempat pertunjukan. Begitu pula para pedagang makanan dan minuman, serta permainan anak-anak memanfaatkan keramaian itu untuk mengais rezeki.

Pagelaran kesenian diawali tampilnya tarian Maheswara Swatantra Anjuk Ladang dari Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk. Tarian persembahan yang dibawakan oleh lima remaja perempuan memang dipersembahkan untuk tamu kehormatan yang hadir saat itu. Mereka antara lain Pimpinan Badan Penganggaran MPR RI yang juga anggota MPR RI Fraksi Partai Demokrat Guntur Santoso, Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah, Kepala Biro Asministrasi dan Pengawasan Setjen MPR RI Suryani.

Selanjutnya pagelaran seni budaya dalam rangka sosialisasi Empat Pilar dibuka oleh Pimpinan Badan Penganggaran Guntur Sasono. Mengawali sambutannya, Guntur mengajak hadirin untuk mendoakan para korban bencana alam Donggala. Palu dan Sigi, serta Lombok.

"Semoga Allah memberikan ampunan atas dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini," kata Guntur.

Ia juga mengucapkan selamat kepada TNI yang memperingati hari jadinya yang ke-73 pada 5 Oktober.

Lebih lanjut, Guntur menyatakan, sebagai warga masyarakat kita harus mengamalkan Pancasila. Pancasila itu pada hakikatnya adalah gotong royong, saling menghormati  dan saling asih. Begitu pula Ketuhanan Yang Maha Esa, maknanya juga saling asih, saling sayang.

Guntur juga mengingatkan bahwa beberapa hari terakhir ini kita mendengar berita yang dipelintir macam-macam.
"Amat disesalkan kenapa kok dengan kemajuan teknologi berita-berita jadi simpang siur," ungkap Guntur.

Untuk itu Guntur mengingatkan agar kemajuan teknologi informasi tidak digunakan untuk membesar-besarkan hoax.
"Karena hal itu akan memecah belah persatuan," kata dia mengingatkan.

Suasana semakin semarak begitu memasuk rangkaian acara kesenian. Sejumlah penyanyi tampil diiringi grup musik campur sari Kantong Bolong. Lalu diselingi lawak oleh pelawak kawakan berusia 70 tahun bernama Gendut. Dan, tak kalah menariknya bagi penonton acara ini disediakan doorprice.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya