Berita

Politik

Parpol Pendukung Jokowi Apresiasi Penahanan Ratna Sarumpaet

SABTU, 06 OKTOBER 2018 | 09:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Polri diminta untuk tidak hanya menggarap Ratna Sarumpaet dalam kasus penyebaran hoax penganiayaan. Semua orang yang diduga terlibat seperti Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pun harus diusut.

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni mengaku sangat mengapresiasi langkah penyidik dari Polda Metro Jaya yang langsung melakukan penahanan terhadap Ratna. Namun polisi juga harus terus mengusut tuntas kasus itu hingga semua yang terlibat ditangkap.

"Saya mengapresiasi penahanan Ibu Ratna Sarumpaet. Saya berharap polisi tidak hanya berhenti pada Ibu Ratna tapi mesti terus mengejar semua penyebar hoax termasuk Prabowo dan Sandi," kata Raja Juli dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Sabtu (6/10).


Perlu diketahui, sebelumnya, semua elite politik yang terpengaruh hoax yang dihembuskan Ratna sudah meminta maaf. Raja Juli mengatakan, permintaan maaf boleh-boleh saja, tapi proses hukum harus terus berjalan.

"Benar bahwa mereka sudah minta maaf. Tapi ini bukan lebaran, ketika saling memaafkan menyelesaikan masalah. Kasus ini juga bukan kasus perdata dimana asal konsensual antar individu dengan saling memaafkan dapat menyelesaikan proses hukum. Ini kasus pidana, semoga polisi segera menyeret seluruh pelakunya," pungkas Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf ini. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya