Berita

KPK/Net

Hukum

KPK Lelang Harta Fuad Amin

SABTU, 06 OKTOBER 2018 | 02:32 WIB | LAPORAN:

Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK melelang dua aset milik terpidana kasus suap dan pencucian uang Fuad Amin.

Pelelangan dilakukan KPK bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPNL) Pamekasan pada Rabu (3/10).

"Unit Labuksi KPK bersama KPNL Pamekasan telah melakukan lelang pada tanggal 3 Oktober 2018 dan berhasil melelang 2 aset terpidana Fuad Amin dengan nilai total: Rp9.036.123.000," ujar Jurubicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Jumat (5/10).


Dua aset yang berhasil dilelang itu adalah, sebidang tanah dengan luas tanah 5.892 m² beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Propinsi Jawa Timur.

"Sebagaimana tersebut dalam buku tanah dengan Hak Milik Nomor 541 yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bangkalan atas nama Amnah Susilowati dengan nilai limit Rp 4.760.870.000, dan nilai jual sebesar Rp 4.765.870.000," kata Febri.

Kemudian, untuk aset yang kedua yaitu sebidang tanah dengan luas 10.165 m² yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Propinsi Jawa Timur.

"Sebagaimana tersebut dalam buku tanah dengan Hak Milik Nomor 1774 m, yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bangkalan atas nama H. Muhammad Shofi AR. Nilai limitnya sebesar Rp 4.265.253.000 dan dengan nilai jual Rp 4.270.253.000," tambah Febri.

Hasil lelang  tersebut kemudian akan disetor ke kas negara sebagai upaya memaksimalkan asset recovery yang dilakukan melalui kewenangan Penindakan di KPK. [jto]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya