Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/RMOL

Politik

Dahnil: Saya Pernah Dituduh Radikal Karena Tidak Dukung Ahok

JUMAT, 05 OKTOBER 2018 | 17:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Stigma terhadap pengelompokan masyarakat dalam kelas nasionalis dan radikalis belakangan semakin santer bergema jelang tahun politik 2019.

Pandangan tersebut diungkapkan Koordinator Jurubicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam seminar bertajuk "Merawat Demokrasi, Mengawal Konstitusi, Menyambut Transisi" di Depok, Jawa Barat, Jumat (5/10).

Dahnil mengatakan, salah satu stigma yang dimunculkan adalah kelompok pendukung petahana Joko Widodo sebagai kelompok nasionalis dan pendukung oposisi adalah radikal.


"Sekarang ini yang mendukung Pak Jokowi adalah nasionalis, pancasilais, itu stigma yang muncul," jelas Ketua Umum Pemuda PP Muhammadiyah itu.

Hanya saja, lanjut Dahnil, pembangunan stigma sudah lama muncul sejak lama. Utamanya, dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 dimana pendukung incumbent Basuki T. Purnama alias Ahok disebut sebagai kelompok pluralis.

"Saya pernah disebut radikal hanya karena saya tidak mendukung Ahok," sebut Dahnil, sambil menyayangkan pengelompokan tersebut. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya