Berita

Sandiaga Uno dan Anthony Leong/Net

Hukum

Relawan Pride Mau Laporkan Pembuat Skandal Sandiaga Ke Polisi

JUMAT, 05 OKTOBER 2018 | 06:51 WIB | LAPORAN:

Relawan Prabowo-Sandi Digital Team (Pride) akan menyambangi Sub Direktorat Cyber Crime Polda Metro Jaya pada siang nanti (Jumat, 5/10).

"Kami akan melaporkan kembali pembuat situs serta jejaring penyebar informasi hoax itu di media sosial. Kami sudah menghimpun data akun-akun media sosial yang menyebarkan black campaign itu," kata Ketua Harian Relawan Pride, Taufik Hidayat melalui rilis yang diterima redaksi, pagi ini.

Taufik juga menyatakan ada persamaan dalam akun-akun yang menyebarkan isu tersebut di media sosial.

"Dari data yang kami himpun, akun-akun tersebut dibuat di lokasi dan waktu pembuatan yang sama. Semua akun itu juga merupakan akun robot dari pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. Ada pada profilenya," lanjutnya.
"Dari data yang kami himpun, akun-akun tersebut dibuat di lokasi dan waktu pembuatan yang sama. Semua akun itu juga merupakan akun robot dari pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. Ada pada profilenya," lanjutnya.

Ia meminta aparat hukum untuk profesional dalam menangani isu ini demi menjaga kampanye Pemilu 2019 yang kondusif.

"Kami terus mem-follow up dan menunggu itikad (dan) keseriusan Polri dalam mengusut tuntas kasus ini. Sudah hampir seminggu tidak ada progress berarti dari Polri. Jangan sampai terkesan aparat tebang pilih dalam mengusut kasus di dunia siber," tutup Taufik.

Sebelumnya, tersebar berita hoax bernada negatif dari situs skandalsandiaga.com dan sandiagaundercover.com di dunia maya. Walaupun sudah diblokir oleh Kemenkominfo, informasi terkait situs tersebut masih ramai diperbincangkan oleh warganet.

Miftah Nur Sabri yang disebut dalam situs tersebut telah mendatangi Direktorat Siber Bareskrim Polri pada Jumat (28/9) lalu. Miftah melaporkan pencatutan namanya dalam situs dimaksud.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya