Berita

Eni Saragih/Net

Hukum

Eni Yakin Ada Elite Golkar Lain Yang Kembalikan Uang Korupsi PLTU Riau-1

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 21:24 WIB | LAPORAN:

Tersangka korupsi proyek PLTU Riau-1, Eni Saragih yakin akan ada elite Golkar yang bakal mengembalikan uang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut diungkapkan setelah dirinya diperiksa penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta pada Kamis (4/10) .

"Saya sudah sampaikan ke penyidik. Dan mungkin nanti ada lagi pengembalian, ada beberapa orang yang memang dan sudah disampaikan ke penyidik juga," kata Eni.


Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR itu menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan uang korupsi yang mengalir ke elite Golkar tersebut digunakan untuk keperluan partai.

"Kalau partai yang memerintahkan, ya untuk kepentingan partai," jelasnya.

Sebelumnya, KPK menyampaikan ada pengembalian uang sebesar Rp 700 juta dari pengurus Golkar yang diduga hasil dari korupsi PLTU Riau-1.

Namun demikian, sampai saat ini KPK belum mau menyampaikan identitas pengurus Golkar tersebut.

Dugaan adanya aliran dana korupsi ke Golkar ini muncul dalam perkembangan kasus PLTU Riau-1 yang turut menyeret dua kadernya. Mereka yaitu Eni Maulani Saragih dan mantan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Keduanya disangkakan KPK menerima duit suap dari seorang pengusaha pemilik saham Blackgold Natural Resource Johannes B Kotjo. Blackgold merupakan salah satu konsorsium pelaksana proyek PLTU Riau-1.

Perkara Kotjo sendiri sudah dilimpahkan KPK ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Sedangkan untuk Eni dan Idrus masih dalam proses pemeriksaan lanjutan di KPK. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya