Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Fahri Hamzah Ingatkan Penyebar Hoax Terbaik Tetap Pemerintah

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 13:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Penyebaran kabar soal Ratna Sarumpaet dianiaya yang begitu cepat dalam kurun waktu dua hari akhirnya membuat kegaduhan di tengah masyarakat ketika tahu informasi itu hoax.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengingatkan, insiden kebohongan Ratna juga jangan melupakan peran negara di dalamnya.

"Saya suka mengatakan kepada teman-teman yang terlalu bersemangat jangan lupa kalau kemampuan rakyat biasa untuk berbohong dan menyebarkan kebohongan itu sebenarnya tidak mudah," kata Fahri saat ditemui di komplek DPR, Jakarta, Kamis (4/10).


Dia menegaskan pihak yang memiliki kemampuan menyebarkann berita dusta dan begitu canggih adalah negara atau pemerintahan.

Oleh karena itu dia menghendaki pemerintahan dengan sistem check and balancing yang mumpuni, sehingga peran pemerintah bisa terus dikontrol oleh parlemen.

"Kenapa ada parlemen yang kuat, karena parlemen itu nanti yang mengecek apakah betul versi dari negara itu benar atau tidak. Itu kan cek and balancing system," imbuhnya.

Jadi dia meminta kepada kawan-kawannya yang sangat marah dengan Ratna Sarumpaet, tapi satu sisi juga ada peran negara dalam penyebaran berita hoax tersebut.

"Tapi jangan lupa kita juga tetap harus marah kalau yang melakukannya itu negara, jadi itu harus adil sikap kita," tegasnya.

Apa yang disampaikan oleh Fahri senada dengan yang pernah disampaikan oleh Rocky Gerung di salah satu acara di stasiun TV swasta. Dia menyatakan bahwa pembuat dan penyebar hoax terbaik ada negara. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya