Berita

Fahira Idris/Net

Politik

Maaf Diterima, Tapi Fahira Tidak Bisa Lupakan Kelakuan Ratna

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 18:13 WIB | LAPORAN:

. Pihak-pihak yang membela akrivis, Ratna Sarumpaet kecewa berat karena merasa dibohongi.

Anggota DPD RI, Fahira Idris yang sebelumnya mengutuk soal kabar penganiayaan yang dialami Ratna viral di media sosial. Namun belakangan penganiayaan itu bohong besar semata.

"Saya Kecewa. Tokoh yang saya kagumi berbohong dan melakukan kesalahan fatal," kata Fahira kepada wartawan, Rabu (3/10).


Pengakuan Ratna sangat mengejutkan dan mengecewakan Fahira. Apalagi, saat kabarb penganiayaan itu tersebar dihampir semua media dan saat itu Fahira sedang melakukan kunjungan kerja di Ternate dan langsung terkejut mendengar beliau dianiayai.

"Sebagai seorang perempuan dan ibu serta kenal baik dengan Ibu Ratna, saat mendengar berita ini dari berbagai media massa, saya langsung tersentuh dan bereaksi keras agar pelakunya segera ditangkap dan mengutuk penganiayaan ini," ujar Fahira.

Sikap reaktifnya tersebut diakuinya sangat manusia. Terlebih Capres Prabowo Subianto sudah bertemu langsung dengan Ratna dan menggelar jumpa pers untuk menunjukkan keperihatinannya.

Namun, setelah pihak kepolisian membeberkan temuannya, terbesit rasa ragu atas kejadian ini hingga keraguan itu terjawab dengan pasti saat Ratna menggelar jumpa pers sore tadi.

"Kebohongan ini tentu melukai banyak orang. Saya pribadi memohon maaf karena telah mempercayai kebohongan ini dan mengutuk peristiwa yang sebenarnya tidak terjadi sama sekali," ujarnya.

Fahira menegaskan kalau pihaknya memaafkan kekhilafan Ratna.

"Tapi harus diingat oleh Ibu Ratna, saya susah untuk melupakan apa yang telah engkau lakukan," demikian Fahira. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya