Berita

Rachel Maryam/Net

Politik

Tidak Menyangka Ratna Berbohong, Rachel Maryam Minta Maaf

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 17:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Politisi Gerindra Rachel Maryam menyampaikan rasa maaf karena telah ikut menyebarkan kebohongan cerita penganiayaan aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet.

Lewat akun Twitter @cumarachel, Rachel pernah mengunggah kicauan bahwa kejadian penganiayaan terhadap Ratna benar terjadi. Dia mengaku telah mendapat konfirmasi, dan menyebut bahwa waktu penganiayaan bukan Senin (1/10) malam, melainkan tanggal 21 September.

“Berita tidak keluar karena permintaan bunda Ratna Sarumpaet pribadi, beliau ketakutan dan trauma. Mohon doa,” ujarnya kemarin, Selasa (2/10).


Setelah Ratna mengaku berbohong, anggota Komisi I DPR itu langsung meminta maaf ke warganet.

“Saya secara pribadi menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada netizen,” ujarnya Rabu (3/10).

Rachel mengaku terlalu reaktif dan emosional saat mendengar pengakuan penganiayaan yang menimpa Ratna Sarumpaet.

“Mungkin karena sesama perempuan. Sama sekali saya tidak menyangka kalau semua ini adalah kebohongan,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya