Berita

Politik

Rizal Ramli: Pemerintah Harus Ambil Langkah Berani Hindari Krisis

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 14:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Kebijakan pemerintah Indonesia saat ini menghindari terjadinya krisis ekonomi yang lebih besar dianggap ragu-ragu dan masih penuh ketakutan.

Hal itu disampaikan oleh ekonom senior DR. Rizal Ramli saat ditemui usai diskusi publik tentang ekonomi yang diselenggarakan Fraksi Golkar, di Komplek DPR, Jakarta, Rabu (3/10).

"Hari ini untuk menghindari krisis kita harus ambil langkah-langkah yang berani," ucap RR biasa disapa.


Misalnya dalam menekan laju impor dengan menggunakan pajak impor untuk barang-barang tertentu harus dilakukan untuk 10 komoditas utama, salah satunya baja.

"Pemerintah kalau bikin statement hebat-hebat tapi hasilnya stunting drop," tegasnya.

Jika seperti ini terus, dia menprediksi pertumbuhan ekonomi bisa mandek di 5 persen bahkan turun. Oleh karena itu pemerintah harus segera antisipasi dengan langkah-langkah yang berani.

"Kita jangan telmi (telat mikir), jangan korbankan rakyat! Jangan dengan hanya berani menghadapi yang kecil-kecil saja, hadapin yang besar dong," demikian RR. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya