Berita

Jumpa Pers Polisi soal Ratna/RMOL

Politik

Polisi: Ratna Sarumpaet Berada Di Klinik Kecantikan Bina Estetika 21-24 September

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 12:19 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

. Menindaklanjuti viralnya berita dan foto tentang dugaan pengeroyokan yang menimpa aktivis, Ratna Sarumpaet pada 21 September lalu di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya bergerak untuk menangani kasus ini.

Dalam jumpa pers yang dilakukan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Nico Afinta menegaskan bahwa polisi telah melakukan pengecekan ke lapangan dan hasilnya adalah, pada tanggal tersebut Ratna tidak berada di Bandung.

"Kami telah melakukan pengecekan ke lapangan. Pada tanggal 21 September itu, sekitar jam 5 sore atau 17.00 WIB, Ibu Ratna Sarumpaet masuk ke Klinik Kecantikan Bina Estetika di Jalan Cik Ditiro 41 Menteng, Jakarta Pusat," kata Kombes Nico Afinta dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/10).


Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui Ratna mendatangi Klinik Kecantikan atau RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Polisi mendapatkan bukti keberadaan Ratna di rumah sakit tersebut.

Menurut polisi, Ratna dirawat di ruang B.1 Lantai 3 selama berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika.

"Berdasarkan rekaman CCTV, Ratna Sarumpaet keluar dari Klinik Bina Estetika pada Senin, tanggal 24 September, pukul 21.28 WIB menggunakan taksi Blue Bird," sebutnya.

Dari keterangan ini, informasi yang menyatakan Ratna berada di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September tidak terbukti.

Lebih lanjut Nico Afinta mengatakan bahwa Bareskrim Polri dan Polda Jabar juga telah melakukan pengecekan.

"Pihak Bareskrim dan Polda Jabar juga sudah melakukan pengecekan. Bahwa tanggal 21 September itu tidak ada konferensi internasional di Bandung. Kemudian, tidak ada juga aksi pengeroyokan di Bandara Husein Sastranegara" ungkap Nico.

Sebelumnya diberitakan, Ratna dianiaya saat berada di Bandung pada 21 September 2018. Waketum Gerindra Fadli Zon bahkan menyebut Ratna dianiaya dua sampai tiga pria.

"Penganiayaan itu dilakukan oleh mungkin 2-3 orang laki-laki, di parkiran di luar mobil. Tapi mengenai detailnya, saya belum tahu," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/10). [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya