Berita

Antrian SPBU/Net

Nusantara

Imbas Promo Bank Mandiri, Sejumlah Ruas Jalan Di Medan Macet

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 06:51 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Promo murah pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax antar Bank Mandiri dan Pertamina, menyisakan sejumlah masalah, salah satunya kemacetan lalu lintas.

Terpantau tak hanya di Jakarta, sejumlah kota besar juga mengalami hal yang sama, termasuk Kota Medan, Sumatera Utara.

Antrian kendaraan di sejumlah SPBU  di kota Medan memacetkan arus lalu lintas yang ada. Seperti ruas jalan dari persimpangan jalan Juanda/Jalan Mustang dan Jalan persimpangan tiga antara jalan Mustang, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Avros, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Selasa (2/10) sore.


Kemacetan ini bahkan membuat pihak kepolisian terlihat kesulitan mengatur arus lalu lintas pada jam sibuk tersebut.

Seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumut, antrian panjang tersebut didominasi oleh kendaraan roda empat.

Untuk mengurangi antrian, petugas keamanan SPBU memberikan arahan kesediaan Pertamax habis ‎di SPBU tersebut.

"Ibu/bapak persediaan Pertamax kita sudah habis silakan lanjutkan perjalanannya biar tidak macet lagi," ucap seorang petugas sekuriti SPBU tersebut.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Rudi Ariffianto mengungkapkan Bank Mandiri bekerja sama dengan PT Pertamina mengeluarkan  program 20L Pertamax seharga Rp 20 Ribu.

"Program ini dalam rangka HUT Mandiri ke-20 kepada seluruh pemegang Mandiri. Dengan menggunakan Kartu Kredit, Debit, dan E-Money, yaitu transaksi Rp 20 Ribu mendapatkan 20L Pertamax," tutur Rudi kepada wartawan.
‎
Promo ini berlaku di 2 SPBU Medan, yaitu SPBU Adam Malik dan SPBU Polonia Jalan Mustang, Medan, serta berlaku mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.‎ Dengan ketentuan promo tersebut, untuk 200 voucher saja. [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya