Berita

Foto/Net

Hukum

Ternyata KPK Sedang Bidik Tersangka Baru Kasus BLBI

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 21:02 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan kasus Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Penyelidikan menyasar pelaku baru selain Syafruddin Tumenggung yang sudah divonis 13 tahun penjara oleh Pengadilan.

Begitu disampaikan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Kepastian mengenai hal itu disampaikan sendiri oleh pihak KPK dalam sidang praperadilan antara MAKI dan KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/10). Boyamin hanya mengingatkan.

"Jadi apabila nantinya sudah ada minimal dua alat bukti maka akan ditingkatkan ke penyidikan," kata Boyamin.


Berkas tuntutan jaksa KPK terhadap Syafruddin jelas menyebut tiga nama lainnya yang terlibat. Mereka adalah mantan Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim dan istri Sjamsul bernama Ijtih S. Nursalim. Mereka disebut bersama Syafruddin terlibat korupsi yang merugikan negara hingga Rp 4,58 triliun.

Lantas siapa pelaku yang disasar? Dalam persidangan pihak KPK tidak menyebut nama. Meski masih tahap penyelidikan, Boyamin yakin KPK sudah mengantongi nama calon tersangka baru.

"Tahap penyelidikan adalah merangkai peristiwanya, baru nanti jika sudah penyidikan akan menetapkan pelakunya. Namun demikian tahap penyelidikan sebenarnya KPK sudah mengantongi pelakunya tetapi harus bersifat rahasia," kata Boyamin.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya