Berita

Pengurus PB MDHW/Net

Politik

Kiai Kampung Se-Jabar Satu Suara Dukung Jokowi-Ma’ruf

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 17:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dukungan dari kalangan pemuka agama kian masif terhadap pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hal ini seiring rencana deklarasi dukungan dari kiai kampung se-Jawa Barat.

Deklarasi dukungan itu sedianya akan dilakukan pada acara “Doa untuk Sulawesi Tengah & Halaqah Kebangsaan Syuriyah NU dan Kyai Lembur II-III Jawa Barat” di Pesantren Al Muhajirin, Sukatani, Purwakarta, Rabu (3/10) besok. Acara ini diinisiasi oleh Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW)

Sekretaris Jenderal PB MDHW Hery Haryanto Azumi menegaskan bahwa kiai kampung se-Jabar sudah membulatkan tekad untuk satu suara mendukung pencalonan pasangan nomor urut 01 tersebut.


Sehingga dalam acara doa bersama besok, turut akan dilakukan deklarasi dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf.

“Acara nanti akan diisi dengan deklarasi dukungan 1.500 kiai kampung Jabar untuk Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (2/10).

Dia menjelaskan bahwa dampak dukungan dari kiai kampung ini sangat signifikan. Sebab secara sosio-kultural, pengaruh kiai kampung sangat kuat pengaruhnya di masyarakat.

Apalagi, dalam tradisi nahdliyin, kiai tidak sekadar tokoh panutan dalam urusan agama, tapi juga rujukan dalam beragam hal kehidupan, termasuk dalam urusan pilihan politik.

”Jadi merekalah sesungguhnya penyambung lidah rakyat dan umat. Kiai kampung punya kepemimpinan yang mengakar dan langusung bersentuhan dengan umat,” jelasnya.

Dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf bukan semata karena keduanya adalah bagian dari PB MDHW, Jokowi sebagai ketua dewan pembina, sedang Ma’ruf Amin menjabar sebagai ketua dewan penasehat. Tetapi, dukungan juga diberikan karena pasangan ini dinilai ideal karena mewakili kelompok nasionalis dan Islam.

”Selain itu, Jokowi-KH Ma’ruf Amin dinilai memiliki rekam jejak dan prestasi yang jelas,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya