Berita

Ratna Sarumpaet/Net

Hukum

ProDem: Kapolri Wajib Lakukan Pengusutan Tuntas Kasus Ratna Sarumpaet

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 12:52 WIB | LAPORAN:

Dugaan penganiayaan dialami oleh aktivis dan seniman Ratna Sarumpaet sebabkan sejumlah aktivis dan politisi mengeluarkan kecaman atas aksi anarkis tersebut  

Dugaan pemukulan terhadap Aktivis Kemanusiaan, Ratna Sarumpaet (RS) dinilai sebagian pihak merupakan kemunduran peradaban. Apalagi kejadian tersebut berkaitan erat dengan kritisnya Ratna selama ini.

Sekretaris Jenderal perkumpulan aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Satyo Purwanto mengaku sangat prihatin jika dugaan pemukulan tersebut benar adanya. Pihaknya pun mengutuk keras aksi biadab itu.


"Bila kejadian tersebut terkait dengan aktifitas kritis RS kepada rezim berkuasa saat ini, maka sebagai bangsa kita mengalami kemunduran peradaban," kata Setyo dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/10).

Makanya menurut setyo, siapa pun dalang atau otak dari peristiwa itu haruslah diadili dengan seadil-adilnya. Sebab, apapun alasannya, ditekankannya tidak dibenarkan kegiatan aktifisme dibungkam dengan cara-cara premanisme.

"Kapolri wajib melakukan pengusutan kasus ini secara profesional karena kejadian ini sangat menyakiti rasa keadilan terlebih RS seorang perempuan. Simpati dan dukungan kami untuk RS," pungkas Setyo. [jto]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya