Berita

Andi Arief/Net

Politik

GEMPA & TSUNAMI SULTENG

Andi Arief: Harusnya Ini Tanggung Jawab Menteri Puan Maharani

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 12:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Manajemen penanggulangan bencana di Indonesia belum sempurna. Disebutkan, ada rantai manajemen yang terputus.

"Bukan saya ingin memperkeruh situasi, menurut saya rantai manajemen penanggulangan bencana ada yang putus. Harusnya ini tanggung jawab Menteri Puan Maharani," kata politisi Partai Demokrat, Andi Arief dalam akun Twitter ‏ @AndiArief__, Senin (1/10).

"Saran saya kabinet 2019-2024 jangan asal pasang menteri, lihat juga kemampuannya," tambahnya.


Puan Maharani adalah kader utama PDI Perjuangan yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

"Puan Maharani memang bukan kuda troya memilih istilah @budimandjatmiko, tetapi dia menteri yang paling bertanggung jawab soal penanggulangan bencana. Bukan juga lipstik," terang Andi Arief.

Termasuk soal kabar penjarahan, menurut dia, itu terjadi karena penanganan tanggap darurat yang menjadi tugas dan tanggung jawab Puan Maharani tidak berjalan dengan baik.

"Soal penjarahan itu soal dukungan logistik yang kurang dari luar wilayah terdampak. Itulah mata rantai penanganan tanggap darurat yang menjadi tugas dan tanggung jawab Menteri Puan Maharani," ujar Andi Arief.

Jumat kemarin, Sulawesi Tengah dihantam bencana alam gempa dan tsunami. Hingga saat ini, gempa dan tsunami mengakibatkan seribuan lebih orang meninggal dunia dan bangunan luluh lantah. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya