Berita

Nusantara

Minggu Siang Jonan Pimpin Koordinasi Penanganan Pasca Tsunami Palu

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 | 16:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Situasi di Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Donggala, yang rusak berat akibat gempat berkekuatan 7,7 SR dua hari lalu (Jumat sore, 28/9), memerlukan reaksi cepat dari pemerintah.

Untuk kepentingan recovery itulah, Minggu siang ini (30/9), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menggelar rapat kordinasi penanggulangan bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di Kementerian ESDM.

Hadir dalam rapat tersebut di antaranya Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Dirjen Ketenagalistrikan Andy Sommeng, Kepala Badan Geologi Rudy Suhendar, Kepala SKK Migas Amin Sunaryadi, Kepala BPH Migas Fansurullah Asa, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati, dan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basyir.


Dalam kesempatan itu Jonan memastikan semua kekuatan sektor ESDM dikerahkan untuk memulihkan pelayanan kepada masyarakat Palu dan sekitarnya, khususnya terkait dengan pasokan BBM, listrik, dan air bersih.

Sehari sebelumnya Jonan telah memerintahkan Tim Cepat Tanggap ESDM yang bertugas di Lombok untuk segera bergerak ke Palu. “Kecepatan tindakan kita akan sangat membantu masyarakat korban, bahkan bisa menyelamatkan banyak orang,” kata Jonan.

Saat ini di lokasi bencana di Palu telah tiba sekitar 100 anggota Tim Cepat Tanggap ESDM yang terlatih dan berpengalaman terlibat di daerah bencana. Jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan. Mereka bergerak di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dari Badan Geologi ESDM, telah tiba di lokasi bencana empat orang tenaga terlatih yang bertugas menyiapkan sumur-sumur artesis untuk memasok kebutuhan warga. Delapan orang lainnya dalam perjalanan, disusul sejumlah tenaga lainnya.

Terkait pemulihan pasokan listrik, sebanyak 125 personil tim gabungan PLN Sulawesi telah tiba di Palu. Ini adalah tahap pertama dari sejumlah Tim PLN yang akan bergabung di Palu untuk membantu upaya percepatan recovery pasokan listrik pasca gempa bumi dan tsunami yang terjadi sejak Jumat (28/9).

Pembangkit dan jaringan yang bisa diperbaiki dan dioperasikan dengan segera, menjadi fokus utama. Mesin pembangkit diesel di PLTD Silae yang bisa segera diperbaiki dan dioperasikan serta beberapa penyulang yang tidak mengalami kerusakan parah diupayakan maksimal untuk segera dapat mensuplai listrik Kota Palu dan sekitarnya. Ditatgetkan Minggu sore ini mulai normal secara bertahap.

Saat ini sudah ada 12 genset yang telah bisa dimanfaatkan untuk penerangan sejumlah posko, ditambah 10 genset dari Manado.

Untu suplai BBM, PT Pertamina terus mengupayakan pelayanan BBM untuk masyarakat pasca bencana. Upaya optimalisasi pelayanan dilaksanakan di tengah keterbatasan fasilitas dan sumber daya pasca bencana alam yang terjadi pada Jum’at (28/9).

Pelayanan untuk konsumen BBM di SPBU yang bisa beroperasi tetap dilaksanakan hingga tengah malam. Pertamina juga berupaya maksimal untuk menyalurkan BBM dari Terminal BBM (TBBM) Donggala. Sebelumnya dilaporkan TBBM Donggala ikut terkena dampak gempa bumi dan tsunami.

Pertamina telah memberangkatkan tambahan suplai sekitar 245 ribu liter BBM menuju Palu dan Donggala. Pengiriman pasokan menggunakan mobil tangki BBM dari Terminal BBM Palopo, Parepare, dan Tolitoli.

Untuk memenuhi kebutuhan pasokan avtur untuk bahan bakar pesawat udara,  Pertamina memberangkatkan mobil tangki avtur dari Manado dan Luwuk. Pertamina juga mengirimkan bantuan personil awak mobil tangki dari Pare-pare dan Kendari, serta sekitar 50 personil operator SPBU bantuan dari wilayah operasi Sulawesi.

Untuk suplai logistik termasuk obat-obatan dan kebutuhan masyarakat korban bencana, SKK Migas menyiagakan empat chopper di Balikpapan. Suplai logistik juga akan dilakukan dengan angkutan laut dan darat.

Jonan memastikan semua unsur ESDM terlibat secara aktif dan cepat, dengan selalu berkordinasi dengan BNPB. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya