Berita

Diskusi Melawan Hoaks di Tahun Politik/RMOL

Politik

Bawaslu Tidak Bisa Langsung Lacak Informasi Hoaks

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 | 16:29 WIB | LAPORAN:

Bawaslu RI mengaku tidak bisa secara langsung melacak beredarnya informasi palsu atau hoaks saat masa kampanye Pilpres 2019.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, kewenangan Bawaslu hanya menilai sebuah berita dikatakan hoaks atau bukan, sehingga belum memiliki kemampuan untuk melacak setiap berita palsu secara langsung.

"Yang saya punya kewenangan hanya apakah itu dianggap hoaks atau tidak, itu terbukti atau tidak. Kami tidak mampu untuk langsung men-tracking itu palsu atau tidak," jelasnya dalam diskusi bertema 'Melawan Hoaks di Tahun Politik' di Hong Kong Cafe, Menteng, Jakarta, Minggu (30/9).


Menurut Fritz, saat ini yang menjadi fokus Bawaslu adalah pada tataran mengawasi agar pemilu tidak mengandung ujaran kebencian, hoaks, dan kampanye yang disampaikan di luar jadwal.

"Kita mengawasi penyebaran bahan kampanye. Kita termasuk mengawasi materi kampanye. Bawaslu fokus pada ujaran kebencian, kampanye di luar jadwal, termasuk hoaks," ujarnya.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat Indonesia diajak agar turut membantu Bawaslu menjalankan tugasnya memantau hoaks.

"Karenanya, kami selalu mengatakan pencegahan itu yang paling utama," kata Fritz. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya