Berita

Rizieq Shihab/Net

Hukum

KBRI Riyadh Belum Terima Nota Pencekalan Rizieq Shihab

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 | 23:54 WIB | LAPORAN:

KBRI Riyadh belum menerima nota diplomatik dari Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi terkait pencekalan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.   

"Menanggapi berita berita yang beredar tentang pencekalan seorang WNI atan nama Mohammad Rizieq Syihab (MRS, nama sesuai pasport) nomor pasport B-3260997, kami tegaskan bahwa sampai hari ini KBRI Riyadh belum menerima nota diplomatik dari Kementerian Luar Negeri (Wazarah Kharijiyyah) Kerajaan Arab Saudi terkait hal tersebut," jelas Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dalam keterangannya, Jumat (28/9).

Menurutnya, segala tindakan yang dilakukan pihak Kerajaan Arab Saudi terhadap ekspatriat dari negara manapun di wilayah Arab Saudi merupakan tanggung jawab dan otoritas penuh Kerajaan Arab Saudi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayahnya.


Agus Maftuh juga memastikan tidak ada intervensi dari Indonesia terkait dugaan adanya pencekalan Rizieq di Arab Saudi. Menurut, pemerintah Indonesia menghargai rambu-rambu politik luar negeri untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Arab Saudi.

"KBRI Riyadh sebagai lorong komunikasi antara Indonesia dan Arab Saudi sama sekali tidak pernah menerima nota ataupun brafaks dari menlu RI, kapolri, kepala BIN, dan pejabat tinggi lain terkait keberadaan MRS di Arab Saudi," jelasnya.

Sebelumnya, Rizieq yang berada di Arab Saudi sejak setahun lalu dikabarkan tidak bisa meninggalkan negara itu. Pada Juli 2018, Rizieq berencana pergi ke Malaysia untuk menyelesaikan disertasi di sebuah perguruan tinggi namun batal berangkat karena dicekal. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya