Berita

Tim BNN/RMOL

Hukum

Sepanjang September BNN Ungkap Tiga Kasus Besar

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 | 13:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sepanjang September 2018, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap tiga kasus dengan jumlah barang bukti 42,6 kilogram sabu, 98,7 kilogram ganja dan 2.985 butir ekstasi.

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko menyampaikan, untuk kasus pertama, terungkapnya jaringan pengedar sabu melalui dispenser.

"Kasus pertama yang berhasil diungkap adalah diamankannya tiga buah dispenser berisi lima bungkus teh hijau dan didalamnya terdapat 5,1 kg sabu, barang bukti tersebut didapat dari seorang pria berinisial JS alias Ahok," kata Heru kepada wartawan di kantornya, Cawang, Jakarta, Jumat (28/9).


Selanjutnya, sambung Heru, untuk kasus kedua BNN berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis ganja yang dikendalikan dari dalam lapas Kelas I, Tangerang. Untuk kasus ini, 98,7 kilogram ganja berhasil diamankan.

Untuk kasus ketiga, BNN mengungkap peredaran narkoba yang melibatkan oknum sipir di Lapas Kelas II Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara.

Heru menjelaskan, pengungkapan kasus ini juga menyeret satu nama wanita berinisial ES yang berperan sebagai pengelola keuangan. Dan EW sebagai pengendali. Tim BNN juga mengamankan sejumlah uang Rp 681.632.500 juta.

"Dari pengembangan kasus tersebut, BNN juga berhasil mengamankan dua orang pria berinisial HS dan RA dengan barang bukti sebanyak 2,3 kg sabu," ungkapnya.

Tak sampai di situ, Heru menambahkan, pengembangan terus dilakukan hingga akhirnya Tim BNN berhasil membongkar satu rumah dikawasan Tanjung Balai yang dijadikan gudang penyimpanan Ekstasi.

"Dari dalam rumah tersebut, Tim BNN berhasil mengamankan lebih dari 30 kg sabu dan 2.985 buti pil ekstasi," demikian Heru. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya