Berita

Ilham Bintang/Net

Nusantara

Kembali Ke Khittah, Alasan PWI Gelar Kongres Di Solo

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 | 12:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemilihan Kota Solo sebagai tempat Kongres XXIV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tidak disarkan pada pertimbangan politik.

Penegasan itu disampaikan Ketua Panitia Pengarah Kongres XXIV PWI, Ilham Bintang guna menjawab pergunjingan bahwa Solo dipilih karena alasan politik, yaitu tempat kelahiran calon presiden petahana Joko Widodo. Apalagi dalam gelaran itu, PWI turut mengundang Jokowi hadir.

"Pilihan Kota Solo untuk tempat Kongres PWI kali ini, bukan pertimbangan politik, tapi lebih pada pertimbangan sejarah," tuturnya di Hotel Sunan Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/9).


Ilham menjelaskan bahwa pada 9 September 1946, atau 72 tahun lalu tokoh-tokoh pers dari Jawa dan luar Jawa berkumpul di Solo. Di tempat yang kini menjadi Gedung Monumen Pers, mereka melahirkan wadah Persatuan Wartawan Indonesia.

Kini dengan segala perkembangan dunia pers yang ada dan untuk menjawab tantangan ke depan, PWI merasa perlu kembali ke khittah cita-cita pendirian organisasi ini, yaitu sebagai pers kebangsaan.

"Untuk itu, kami kembali napak tilas ke Solo," ungkapnya.

Sementara mengenai kehadiran Joko Widodo, Ilham meluruskan bahwa mantan gubernur DKI Jakarta itu diundang dalam kapasitas sebagai presiden RI, bukan sebagai capres.

Oleh karena itu, panitia Kongres XXIV PWI tidak mengundang Prabowo Subianto dalam kapasitas capres Pilpres 2019.

"Kehadiran Presiden Jokowi hanya membuka kongres nanti sore dan tidak memasuki substansi kongres, yang kedaulatannya berada di tangan pengurus pusat PWI, dan pengurus 35 cabang," tukasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya