Berita

Helmy Yahya/RMOL

Nusantara

Helmi Yahya Curhat Susahnya Kembalikan Kejayaan TVRI

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018 | 16:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Televisi Republik Indonesia atau TVRI sebagai televisi penyiar milik negara masih bekerja keras mengembalikan kejayaan yang sempat hilang di era digitalisasi.

Demikian diungkapkan Direktur Utama TVRI, Helmi Yahya dalam Sarahsehan Nasional "Pers Kebangsaan dan Pembangunan di Era Digital" di Monumen Pers, Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/9).

Dalam sarasehan yang menjadi rangkaian Kongres XXIV PWI itu, Helmi bercerita bagaimana susahnya mengembalikan TVRI dengan segala keterbatasan, terutama pembiayaan.


"Anggaran kami sebagai BUMN hanya Rp 800 miliar atau kalau kita bandingkan dengan stasiun TV yang besar itu dana satu atau dua minggu TV lain setara setahun TVRI," ujar Helmi.

Helmi menjelaskan, fakta yang ada di TVRI yang menjadi kendala adalah sumber daya manusia yang dikatakannya sudah berumur dan mendekati usia pensiun.

"Kenyataan di TVRI yang perlu disampaikan bahwa 51 persen dari pegawai dan PNS di TVRI sudah berusia di atas 50 tahun atau sudah sebentar lagi pensiun," ungkapnya.

Meski begitu, lanjut Helmi, keterbatasan tidak menyurutkan semangat TVRI untuk kembali berjalan. Untuk menggaet generasi milenial, TVRI terus melakukan pengemasan ulang untuk promosi kepada masyarakat.

"Untuk mengembalikan kejayaan TVRI kami pakai tagar #KamiKembali dan kami terus lakukan re-branding dengan mengajak generasi milenial," tukasnya. [lov]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya