Berita

Irman Sugema/RMOL

Olahraga

Panpel Tak Gubris Rekomendasi Polisi Sebelum Laga Persib Kontra Persija

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 21:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Usulan dan rekomendasi aparat kepolisian diharapkan bisa dijalankan sepenuhnya oleh panitia penyelenggara (panpel) pertandingan sepakbola sehingga bisa meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.

Begitu yang disampaikan Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/9).

"Karena apa yang kami usulkan itu sudah melalui kajian yang komprehensif, dengan pertimbangan-pertimbangan keamanan, kami berharap panpel sepenuhnya jalankan itu," kata Irman.


Dikatakan Irman, sebelum dimulainya laga Persib kontra Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, pihaknya telah memberikan masukan-masukan kepada panitia penyelenggara sebagai solusi saat membludaknya suporter yang tidak kebagian dan tak memiliki tiket.

"Kami menyayangkan kenapa layar itu tidak ada, jika layar ada mungkin bisa membuyarkan konsentrasi suporter yang tak memiliki tiket," ujarnya.

Tidak adanya layar di luar stadion berimbas kepada pengawalan aparat kepolisian serta psikologis para suporter. Pasalnya, 4.237 aparat gabungan yang dikerahkan ternyata harus membendung 60 ribu lebih penonton yang kebanyakan tidak memiliki tiket mencoba untuk masuk ke dalam stadion.

"Akihirnya polisi menjadi pelampiasan, mulailah ada lemparan-lemparan botol ke kami," pungkasnya.

Seperti diketahui, pertandingan Persib melawan Persija memakan korban jiwa dari pendukung Persija. Haringga Sirila meninggal dunia akibat dikeroyok massa suporter Persib di area parkir utara Stadion GBLA.

Pihak kepolisian sudah mengamankan 10 pendukung Persib yang diduga sebagai pelaku. Lima di antaranya sudah mengakui ikut dalam pengeroyokan. [lov]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya