Berita

Ilham Bintang (kedua dari kiri)/RMOL

Nusantara

Ilham Bintang: Media Sosial Perlahan Geser Peranan Pers Indonesia

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 19:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat Indonesia yang kian aktif di dunia maya, khususnya media sosial secara perlahan menggeser peranan pers dalam media pemberitaan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pengarah Kongres PWI, Ilham Bintang saat jumpa pers di Rumah Makan Adem Ayem, Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/9).

"Ada 160 juta orang di Indonesia terhubung ke internet. Artinya itu 60 persen dari masyarakat kita bermain di dunia maya, sedangkan media televisi  itu hanya menjangkau 80 juta masyarakat," kata Ilham.


Perbandingan angka tersebut, dijelaskan Ilham, merupakan pertanda bahwa dunia maya atau media sosial lebih banyak menjangkau masyarakat dibandingkan pers sekalipun itu adalah media siber atau online.

"Bahkan beberapa pemerhati pers kemudian khawatir dengan munculnya pandangan di masyarakat bahwa media sosial itu adalah realita sosial yang sebenarnya," jelasnya.

Lebih mirisnya lagi, sambungnya, media mainstream yang berasakan etika jurnalistik, seolah hanya menjadi tempat klarifikasi atau pemadam kebakaran saat media sosial bermunculan hoaks yang berakibat ributnya masyarakat.

Sehingga, kata dia, melalui Kongres PWI yang mengangkat tema 'Menegakkan Pers Kebangsaan yang Independen, Profesional, dan Berintegritas' lalu kemudian pers Indonesia dapat mengembalikan marwahnya sebagai bagian terpercaya dalam memberikan kabar dan berita.

"Ini yang ingin kita kembalikan bahwa marwah pers yang berprinsip pada etika yang tidak dimiliki media sosial," demikian Ilham. [fiq]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya