Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Nobar Film G30S Tidak Perlu Diwajibkan

SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 | 15:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana mewajibkan masyarakat Indonesia menonton bareng Film G30S kembali mengemuka menjelang peringatan tragedi 30 September 1965.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, kewajiban tersebut tidak perlu ada. Terlebih, kegiatan nonton bareng atau biasa disingkat nobar sudah pernah dilakukan secara serentak di tahun lalu.

"Nanti kalau dinobarkan lagi tidak laku dong, kan sudah pernah ditonton," ujarnya di Komplek Parlemen, Jakarta, Sealsa (25/9).


Menurut Bambang, terlalu berlebihan juga jika kemudian muncul wacana bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan keputusan presiden untuk mendorong masyarakat nonton film tersebut setiap tahun.

"Film itu kan kesenian, tentu orang menikmatinya pun harus dengan keinginan sendiri. Jadi, harusnya mengalir saja tanpa perlu ada keppres-keppres," jelasnya.

Bambang menambahkan, di tengah kemajuan teknologi dan media sosial tentu sangat merepotkan jika harus menggelar nonton bareng sekalipun film yang menceritakan Partai Komunis Indonesia (PKI) itu adalah bagian dari sejarah bangsa.

"Jadi kalau ada yang mau nonton tinggal tekan Youtube, kok repot amat," kata politisi Partai Golkar itu. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya