Berita

Febri Diansyah

Hukum

KPK Cermati Keseriusan Johannes Kotjo Ajukan JC

SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 | 10:21 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tengah mempertimbangkan pemohonan Justice Collaborator (JC) yang diajukan tersangka kasus suap pembangunan PLTU Riau-1, Johannes B Kotjo.

Jurubicara KPK Febri Diansyah menegaskan bahwa KPK akan menguji keseriusan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited itu sebelum mengabulkan permohonan tersebut.

"Tersangka Johannes B Kotjo (JBK) juga mengajukan diri sebagai JC. Di persidangan nanti KPK akan mencermati apakah terdakwa serius atau tidak menjadi JC," kata Jurubicara KPK melalui pesan singkat, Selasa (25/9).


Febri menuturkan, Kotjo setidaknya harus memenuhi sejumlah syarat untuk diterima KPK sebagai JC.

"Syarat penting dapat dikabulkan sebagai JC adalah mengakui perbuatan, membuka peran pihak lain seterang-terangnya, konsistensi, dan sikap koperatif di sidang juga menjadi perhatian KPK," kata Febri.

Sekadar informasi, pada Senin (24/9) kemarin KPK telah melimpahkan dakwaan dan berkas perkara untuk Kotjo ke Pengadilan Tipikor Jakarta.

KPK saat ini masih menunggu jadwal persidangan pertama terdakwa di kasus PLTU Riau 1 ini dari Pengadilan Tipikor Jakarta. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya