Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Rizal Ramli Sudah Tepat Tidak Ke Kiri Dan Tidak Ke Kanan

SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 | 03:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tokoh nasional yang juga ekonom senior, DR. Rizal Ramli memilih negarawan pada Pilpres 2019. RR tidak mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres.

Pemerhati politik sekaligus Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, sudah tepat RR tidak mendukung Jokowi-Ma'ruf atau Prabowo-Sandi.

Sehingga, RR bisa melakukan review dan evaluator terhadap program-program dan visi misi kedua paslon, seperti yang pernah dia katakan.


"Di samping itu, saya melihat Rizal Ramli pada posisi serba salah jika melakukan atau memberikan dukungan kepada salah satu paslon," ujar Iwel saat dihubungi redaksi, Selasa (25/9).

Jika mendukung petahana Jokowi-Ma'ruf, lanjut Iwel, semua juga sudah tahu bahwa RR sangat kritis kepada pemerintahan Jokowi-JK, terutama kepada pembantu di bidang perekonomian.

"Selama ini banyak sekali kebijakan-kebijakan dari pemerintahan Jokowi ini yang tidak yang selaras, atau tidak sepemikiran dengan Rizal Ramli," tuturnya.

Selanjutnya, jika mendukung Prabowo-Sandi, RR sepertinya tidak mau dilabeli "BHS" alias barisan sakit hati seperti rekannya yang sama-sama pernah di kabinet Jokowi, Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan.

"Jadi dengan alasan itu lebih baik tidak mendukung kepada salah satu paslon, netral lebih tepat, serba salah juga ke kanan atau ke kiri itu," demikian Iwel Sastra.

Di kabinet Jokowi-JK, Rizal Ramli pernah dipercaya sebagai Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya