Berita

Advertorial

Anak Muda Dominasi Sayembara Desain Rumah Tapak Dan Rusun Bersubsidi 2018

SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 | 00:37 WIB | LAPORAN:

. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan penghargaan kepada para pemenang Sayembara Desain Rumah Tapak dan Rumah Susun Bersubsidi 2018. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada acara pembukaan Indonesia Property Expo 2018 di Jakarta Convention Center, Minggu (23/9).

Sayembara diselenggarakan oleh Kementerian PUPR yang didukung oleh Bank BTN dengan total hadiah total Rp 170 juta tersebut bertujuan mendapatkan desain baru rumah subsidi. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara memeriahkan peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2018 dengan tema "Wujudkan Rumah Rakyat Berkualitas".

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah bersama stakeholders lainnya terus berupaya mewujudkan program satu juta rumah dapat tercapai sesuai target untuk mengurangi bertahap backlog perumahan sebesar 11 juta unit pada tahun 2015. Pemerintah juga terus mendorong rumah yang dibangun berkualitas.


"Selama ini desain dan bentuk rumah bersubsidi hanya merupakan bangunan standar yang hampir sama bentuknya. Oleh karenanya pada peringatan Hapernas 2018 ini, diadakan sayembara desain rumah bersubsidi yang mengacu pada perkembangan jaman dan kebutuhan untuk generasi milenial," kata Direktur Evaluasi Bantuan Pembiayaan Perumahan, Ditjen Pembiayaan Perumahan, Arvi Argiantoro selaku Ketua Bidang Sayembara, Senin (24/9).

Para peserta yang mengikuti sayembara ini dapat perorangan maupun sebuah tim. Pemenang terdiri dari dua kategori yakni 5 pemenang kategori Rumah Tapak dan 5 pemenang kategori Rumah Susun. Sayembara desain ini diikuti sebanyak 1.288 peserta yang berasal dari 150 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia.

"Mayoritas pesertanya merupakan anak muda yang termasuk ke dalam kategori generasi milenial. 10 pemenang dengan hasil karya desain terbaik, merupakan karya dari peserta yang berusia sekitar 20-30 tahunan," kata Arvi.

Tiap peserta memiliki konsep desain yang benar-benar dipikirkan sesuai dengan perkembangan rumah untuk masa depan. Nantinya hasil karya 10 desain terbaik rumah tapak dan rumah susun bersubsidi akan ditawarkan kepada pengembang untuk dapat diaplikasikan dalam membangun rumah bersubsidi.

Dewan juri terdiri dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Prof. Arief Sabarudin, Direktur Rumah Khusus Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Christ Robert Marbun, akademisi Prof. Sarwidi, Ikatan Arsitek Indonesia, Joko Ardianto, praktisi dan penulis, Imelda Akmal dan Asosiasi Pengembang, Hendra Susanto. Dalam penilaian terdapat 7 kriteria yakni berwawasan lingkungan, mudah direalisasikan, muatan lokal atau kearifan lokal, kepraktisan operasional, kelayakan ekonomi, kebaruan dan layak secara teknis.

Estevantra Sun yang merupakan juara 1 pemenang Sayembara Desain Rumah Tapak dengan judul karya Omah Kampung mengatakan desain rumah tapak yang dibuatnya menggunakan desain bangunan lokal berkonsep rumah Risha (Rumah Instan Sederhana Sehat) dengan bangunan 2 lantai seluas 36 m2.

"Bangunan dengan desain ini bisa selesai dalam waktu 2 hari hingga seminggu dengan banyak pekerja dan modal membangun yang bisa lebih murah," katanya.

Sementara itu, Tia Aprilitasari yang merupakan juara 1 kategori Rumah Susun dengan judul karya Omah Uwoh mengatakan seringkali istilah rumah susun di anggap menjadi kelas pemukiman kelas bawah bila dibandingkan apartemen.

"Kita ingin desain Rusun memberikan ruang warganya tumbuh berkembang termasuk aktifitas ekonominya sehingga mereka nanti merasa nyaman dirumah itu. Rusun itu bukan menjadi solusi sementara namun bisa ditempati hingga hari tua," jelasnya.

Lima pemenang kategori Rumah Tapak adalah juara I Estevantra Sunandijaya dan Yeriel Johan (Tangerang Selatan), juara 2 Lecia Mona dan Oky Adi Saputro, juara 3 Fitriadi, Yoga Adi Santoso, Annisa Purnama dan Ida Ayu Agung (Jakarta), juara harapan 1 Fadlan Maulana, Tb. Gaian Cassia dan Fajar Akmal (Jakarta) dan juara harapan 2 Firdiansyah Fathoni (Surabaya).

Lima pemenang kategori Rumah Susun yakni juara 1 Tia Aprilitasari dan Tommy Tanedy (Jakarta), juara 2 Felix Ciosconara, Fransiscus Raymond, Dwi Hadma dan Ivanka Evangeline (Surabaya), juara 3 Dian Arifianto Budi, Galih Aji Priambodo dan Dzakiyya Dina (Yogyakarta), juara harapan 1 Jaril Safii, Hadi Winata dan Tri Handoko (Jakarta) dan juara harapan 2 Bona Yudha (Jakarta). [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya