Berita

Sutiyoso/Net

Hukum

Bang Yos Siap Jadi Penengah Jakmania Dan Bobotoh

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 19:10 WIB | LAPORAN:

Insiden meninggalnya Haringga Sarilla salah seorang suporter Persija Jakarta, yang dikeroyok oleh oknum Bobotoh membuat Pemprov DKI harus tegas mencari solusi nyata permasalahan ini.

Pasalnya, kejadian tersebut bukan kali pertama terjadi, termasuk korban dari kedua belah pihak.

"Rivalitas Persija dan Persib itu kan sudah begitu lama ya. Anies maupun Ridwan Kamil harus menyikapi, bertemu dengan semua pengurus Persija Persib, seluruh Jakmania dan Bobotoh mewakili harus dilakukan konsoliasi maka akan saling membalas (konsoliasi)," kata Sutiyoso saat dihubungi, Senin (24/9).


Tak luput mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta aparat kepolisian menangkap semua pelaku pengeroyokan dan dihukum setimpal.

"Aparat segera menyelesaikan masalah ini dan menemukan pelaku agar ditindak secara tegas dengan hukum setimpal lah. Karena ini membunuh orang, melenyapkan nyawa orang," tegas pria yang akrab disapa Bang Yos ini.

Karena itu perlu adanya pertemuan-pertemuan secara intens antara kedua pihak guna menyelesaikan permasalahan yang ada. Bang Yos menyatakan kesediaannya jadi penengah saat pertemuan fans Persija dan Persib.

"Mau harus mau dong," ucapnya.

Tak hanya itu, dirinya pun sudah pernah memiliki pengalaman bertemu dengan petinggi suporter kedua klub. Menurutnya, level permasalahannya hanya ada di lapisan bawah saja dan tidak sampai ke level atas.

"Bobotoh pentolannya juga sudah pernah bertemu dan statementnya mau. Itu kan ada saja oknum di bawah-bawahnya," tutup Bang Yos. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya