Berita

Foto/RMOL

Politik

Pemilih Milenial Prabowo-Sandi Bisa Beralih Ke Jokowi-Ma'ruf

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 18:14 WIB | LAPORAN:

Dukungan yang diberikan kalangan milenial kepada pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa saja beralih ke pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Peneliti Senior LSI, Ikram Masloman menjelaskan, pada dasarnya tingkat elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf di kalangan kaum milenial lebih tinggi ketimbang pasangan Prabowo-Sandi. Hal itu karena kaum milenial puas dengan kinerja Jokowi dalam pemerintahannya di periode pertama.

"Ada beberapa capaian yang kemudian menyasar kebutuhan generasi milenial," katanya dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Generasi Muda Islam (G-MUI) for Jokowi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (24/9).


Diakuinya, pasangan Prabowo-Sandi memang mendapatkan trend positif dari pemilih kalangan milenial. Namun hal itu lebih karena Jokowi yang memilih sosok Kiai Ma'ruf menjadi cawapres, bukan karena upaya delegitimasi yang terus dilakukan kubu Prabowo-Sandi atas semua capaian Jokowi.

"Pak Prabowo-Sandi unggul yaitu di kelompok terpelajar. Kalau di kelompok milenial di umur 20 tahun ke bawah unggul Pak Prabowo tapi di atas 20 tahun masih diungguli Pak Jokowi," jelasnya.

Meski demikian, suara pemilih milenial yang dikantongi pasangan Prabowo-Sandi bisa saja beralih ke Jokowi-Ma'ruf jika mereka tidak bisa menawarkan program yang konkret yang menyentuh para kaum milenial itu sendiri.

"Yang menjadi basic misalnya ekonomi mampu diselesaikan oleh Pak Prabowo-Sandi. Kalau itu tidak mampu diyakinkan, maka bisa saja pemilih itu balik kanan ke Pak Jokowi-Ma'ruf," pungkasnya. [lov]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya