Berita

Ilustrasi/Net

BEM SI Aksi 19 Titik Dari Aceh Hingga Papua, Inilah Temanya

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 08:57 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Kebijakan impor pangan tampaknya menjadikan dampak negatif terhadap sejumlah kelompok masyarakat, khususnya petani.

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)  akan menggelar "Aksi Tugu Tani" serentak di 19 titik, mulai dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) hingga Papua, Senin (24/9).

Aksibertagar #Pertaniantakberdaulat tersebut digelar dalam rangka memeringati Hari Tani Nasional dimana kebijakan pemerintah belum begitu memihak ke petani, kata Koordinator Isu Pertanian BEM SI Qudsyi Ainul Fawaid.


"Negri Agraris Petani Miris," begitu tagline "Aksi Tugu Tani", katanya seperti dilansir Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (23/9).

Dia mengajak para mahasiswa menjadikan Hari Tani Nasional momentum refleksi terkait kondisi pertanian saat ini.

Diuraikannya, dalam "Aksi Tugu Tani",  Aliansi BEM NAD akan menggelar aksinya di DPRD NAD, BEM Sumatera Barat aksi di Kantor Gubernur Sumatera Barat, BEM Riau aksi di DPRD Riau.

Aliansi BEM Jambi akan aksi di SP4 Lampu Lalin BI Jambi, BEM Bengkulu aksi di DPRD Bengkulu dan Kantor Gubernur Bengkulu, BEM Lampung akan aksi di Bundaran Hajimena atau Patung Radin Inten II.

Aliansi BEM Bangka Belitung akan aksi di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, BEM Palembang akan aksi di Kota Palembang, BEM Jakarta akan aksi di Kementerian Perdagangan dan Istana Merdeka.

Aliansi BEM Jawa Barat akan aksi di Simpang Lima Gedung Merdeka, BEM Yogyakarta akan aksi di Jl. Malioboro, BEM Solo akan aksi di Kota Solo, BEM Purwokerto akan aksi di Kota Purwokerto.

Aliansi BEM Jawa Timur aksi di DPRD Malang, BEM Kalimantan dan Selatan akan aksi di DPRD Kalimantan Timur, BEM Kalimantan Tengah dan Barat aksi di DPRD Kalimantan Barat,

Lalu, BEM Bali dan NTB aksi di DPRD dan Kantor Gubernur NTB, dan Papua akan aksi di Lingkaran Brawijaya. [jto]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya