Berita

Andi Arief/Net

Politik

Ke Dewan Pers, Demokrat Laporkan Hasil Penelusuran Di Hongkong

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 08:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat terus memburu dalang di balik penerbitan artikel di media asing, Asia Sentinel yang menyudutkan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Setelah melakukan penelusuran hingga ke Hongkong, negara yang konon menjadi basis keberadaan Asia Sentinel, kini elite Demokrat akan kembali menemui Dewan Pers.

Tujuannya, untuk melaporkan hasil penelusuran tersebut dan menanyakan perkembangan kasus ini.


Penegasan itu sebagaimana disampaikan Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut bahwa rombongan Demokrat akan dipimpin langsung Sekjen Hinca Pandjaitan.

“Seperti diketahui satu Tim Demokrat sudah selesai dari Hongkong, satu tim lagi sedang ke USA. Kami serius membongkar fitnah ini,” ujarnya lewat akun Twitter @AndiArief_ sesaat lalu, Senin (24/9).

Beberapa waktu lalu, Hinca memimpin penelusuran Demokrat ke Hongkong. Namun demikian, Demokrat tidak menemukan kantor Asia Sentinel di Jalan Keneddy Road 39 Lantai 1 A, sebagaimana tertera di laman situs mereka.

Selain itu, rombongan Demokrat juga sempat menemui Dewan Pers Hongkong. Namun komisioner Dewan Pers Hongkong menegaskan bahwa Asia Sentinel tidak terdaftar perusahaan pers. Bahkan yang bersangkutan tak mengenal media tersebut. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya