Kwik Kian Gie/Net
Kwik Kian Gie/Net
GARA-GARA terberitakan bahwa mantan Ketua Bapennas merangkap Mahaguru Nasionalisme Ekonomi saya, Drs. Kwik Kian Gie diangkat menjadi Penasehat Ekonomi pasangan calon presiden-wapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno maka sekelompok warga dunia maya bukan pendukung Prabowo-Sandi tega menyemooh pak Kwik dengan kata-kata yang kurang pantas saya tampilkan dalam naskah sederhana yang dimuat RMOL ini.
Pemberhalaan
Cemooh ditimpakan kepada pak Kwik hanya akibat berita bahwa beliau diangkat menjadi Penasehat Ekonomi palon capres-wapres tertentu pada hakikatnya merupakan cermin realita tingkat peradaban demokrasi di Indonesia yang memang harus diakui masih pada masa pancaroba alias akhil-baliq masyarakat yang semula sudah terbiasa hidup di alam non-demokratis. Masyarakat belum terbiasa dalam bersikap wajar terhadap para tokoh politik sehingga banyak yang cenderung melakukan pemberhalaan. Pak Kwik menjadi korban gejala pemberhalaan palon capres-cawapres yang kebetulan tidak mengangkat pak Kwik menjadi Penasehat Ekonomi.
Keliru Tafsir
Penulis belajar makna kedaulatan ekonomi Indonesia dari Pak Kwik
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12
UPDATE
Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22
Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11
Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58
Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55
Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32
Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24