Berita

Novel Baswedan bersama Ketua KPK Agus Rahardjo/Net

Politik

Dahnil Jadikan Kasus Novel Bahan Kampanye Prabowo-Sandi

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 21:40 WIB | LAPORAN:

Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tetap mengawal pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

Komitmen penuntasan kasus penyiraman Novel tetap dijalankan Dahnil meski sudah menjadi tim kampanye tim kampanye Prabowo-Sandi.

Bahkan kasus penyiraman Novel merupakan persoalan yang paling pertama diperjuangkan saat kampanye dan dimantapkan kelak bila Prabowo-Sandi bila menang dalam Pemilu 2019.


Menurutnya pasangan Prabowo-Sandi memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dalam penegakan hukum. Hal itu jugalah yang menjadi modal kuat untuk mengungkap pelaku dan dalang penyiraman air keras kepada Novel.

"Itu pasti, itu awal yang saya sampaikan kepada Pak Prabowo dan Bang Sandi," ujar Dahnil di Rumah Djoeang, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (21/9).

Lebih lanjut Dahnil mengklaim, Prabowo berkomitmen menyelesaikan kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel. Bahkan hal itu yang pertama kali menjadi komitmen Prabowo saat merekrutnya menjadi bagian dari tim pemenangan.

Ia juga menilai Indonesia harus dipimpin oleh sosok yang kuat, sebab kepemimpinan yang kuat dan berani membuat pemerintah mampu melawan segala bentuk korupsi dan pihak mengerogoti Indonesia.

Dahnil menganggap Prabowo-Sandi memiliki keberanian memberantas mafia yang kerap mempengaruhi pemimpin pemerintahan dalam mengambil keputusan. [nes]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya