Berita

Hukum

Hasil Annev September, Jumlah Tersangka Kasus Narkoba Meningkat

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 14:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri merilis hasil laporan analisa dan evaluasi (Anev) minggu ketiga di bulan September 2018 terkait dengan penanganan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

Berdasarkan hasil laporan mingguan di bulan September yang diterima redaksi, jajaran Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, telah menangkap 1.159 tersangka dalam perkara penyalahgunaan barang haram tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengungkapkan, dengan adanya hasil Annev tersebut ditemukan fakta bahwa, jumlah pelaku kejahatan narkoba mengalami peningkatan sebesar 1,85 persen.


"Dibandingkan periode minggu kedua bulan September tersangkanya mengalami kenaikan dari 1.138 orang menjadi 1.159," kata Eko di Jakarta, Jumat (21/9).

Di sisi lain, Eko menyebutlan, untuk jumlah penanganan kasus narkoba pada minggu ini sendiri mengalami penurunan 0,67 persen. Untuk saat ini, tercatat terdapat 890 kasus yang ditangani, sedangkan pada minggu kedua senilai 896 perkara.

Masih berdasarkan Annev tersebut, Eko menyatakan, untuk barang bukti yang disita berupa ganja mengalami penurunan dari 968.160,5 gram menjadi 99.265,59 gram. Sehingga mengalami penurunan sebesar 89,75 persen.

Selain itu, narkotika jenis sabu juga mengalami penurunan dari 56.574,59 gram menjadi 55.742,1 gram. Lalu, barang haram jenis ekstasi menurun dari 6.704 butir menjadi 6.471 butir.

"Tembakau gorilla mengalami penurunan dari 23,5 gram menjadi 19,01 gram turun 19,11 persen," ucap Eko.

Selain mengalami penurunan, Eko mengemukakan bahwa, barang bukti narkoba yang disita juga ada yang mengalami peningkatan. Antara lain, kokain yang mengalami peningkatan sebesar 100 persen, sebanyak 1,12 gram.

Selanjutnya, narkoba heroin juga mengalami hal serupa. Jumlah barang bukti yang disita dari barang haram jenis itu menjadi 68,21 gram atau naik 100 persen.

"Sedangkan untuk barang bukti psikotropika (Baya) mengalami kenaikan bila dibandingkan pada minggu II," tutur Eko.

Annev tersebut juga merilis wilayah yang paling banyak penanganan perkara terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Rinciannya, Polda Metro Jaya merupakan yang paling banyak menangani kasus pidana narkoba dengan 211 kasus. Disusul Polda Sumatera Utara sebanyak 116 kasus dan Polda Jawa Timur 99 kasus.

Dari hasil operasi jajaran Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, setidaknya, telah berhasil menyelamatkan 635.070 anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya