Berita

Fahri Hamzah/Net

Nusantara

Recovery Lombok, Fahri: Pemerintah Hanya Gaya, Kantong Kempis!

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 | 13:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Recovery atau pemulihan Lombok pasca gempa menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Anggaran sebesar triliunan rupiah sudah seharusnya digelontorkan pemerintah untuk percepatan pembangunan.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyoroti hal tersebut. Dia mengimbau sudah seharusnya pemerintah segera menngirimkan dana untuk masyarakat Lombok.

"Pemerintah  transfer dong. Defisit uang BPJS saja mau diambil dari cukai rokok. Saya nggak tahu apa pemerintah punya duit atau nggak," kata Fahri dalam acara 'DPR Peduli Huntara For Lombok' di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/9).


Fahri yang merupakan putra asli Lombok, sangat geram melihat sikap pemerintah saat ini. Dia mengaku tahu jika kondisi keuangan negara sedang defisit saat ini.

"Pemerintah ini kan biar kelihatan gaya saja padahal kantongnya kempis,"

Menurut dia, kebutuhan untuk masyarakat Lombok saat ini sudah semakin mendesak terutama untuk perbaikan rumah mereka yang hancur karena gempa.

Karena mengaku tahu dana pemerintah kosong, dia bersama teman-temannya menggalang dana bantuan untuk lombok.

"Karena kita lihat pemerintah belum mentransfer atau uangnya bisa jadi nggak ada, karena itu lewat forum ini kita menggalang dana," tandasnya. [fiq]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya