Berita

Atribut PDIP/Net

Politik

Siap Kampanye, PDIP Luncurkan Tagline Dan Atribut Milenial

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 | 08:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Terobosan baru dalam berpolitik terus dilakukan PDIP. Teranyar, mereka meluncurkan tagline dan atribut partai yang ditujukan untuk kaum muda atau milenial.

“(Tagline dan atribut partai diluncurkan) sebagai bentuk kesiapan memasuki tahap kampanye dan terobosan di dalam melakukan kreativitas politik,” ujar Sekjen DPP PDIP Hasto Kritiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (20/9).

Tema yang diusung dalam peluncuran itu adalah politik dengan gembira. Artinya, PDIP mengajak masyarakat menghadirkan kegembiraan politik namun kental dengan tradisi kebudayaan.


Desain atribut partai menyentuh alam rasa kaum milenial dan dikerjakan dengan mengedepankan kreativitas.

Adapun tagline yang diluncurkan adalah “Kerja Kita, Kerja Indonesia” dan #PDIPERJUANGANM3NANG. Sementara atributnya adalah kaos berwarna merah bergaris hitam di bagian pundak. Kaos ini bergambar wajah Megawati, Jokowi, dan Bung Karno. Tulisan tagline ditempel di bagian depan dan belakang kaos.  

Hasto berkata, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menaruh perhatian besar terhadap kaum muda di Pemilu Serentak 2019. Mega berharap PDIP bisa menyebarkan gaya politik yang berkebudayaan dan penuh warna keindonesiaan bagi kaum muda.

“Sebab, generasi muda Indonesia adalah masa depan Indonesia Raya. Berilah saya sepuluh pemuda, maka saya bisa mengubah dunia, pesan Bung Karno,” sambungnya.

Lebih lanjut, Hasto menilai bahwa pengusungan kembali Jokowi oleh PDIP juga merupakan bagian dari semangat membawa kemajuan bagi Indonesia Raya dan kaum muda.

“Demikian halnya, Kiai Ma’ruf Amin, berkomitmen agar kepemimpinan pasca 2024 adalah kepemimpinan milenial. Dengan demikian, perpaduan Jokowi-Kyai Ma’ruf Amin adalah kepemimpinan transisional untuk masa depan Indonesia Raya,” sambungnya.

“Sehingga ke depan tidak boleh lagi ada berbagai persoalan terkait Pancasila, NKRI dan Kebhinnekaan Indonesia. Sebab semua untuk kebesaran Indonesia,” tukas Hasto. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya