Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PDIP: Bangun Ekonomi Lewat Infrastruktur Sudah Hukum Alam

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 | 02:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang konsen membangun infrastruktur memiliki tujuan untuk meningkatkan perekonomian bangsa.

Hal tersebut disampaikan politisi PDI Perjuangan Rendy M Affandy Lamadjido di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (18/9).

"Di manapun negara kalau infrastrukturnya goyang tidak akan berkembang ekonominya. Toh itu sudah jadi hukum alam," ucapnya.


Dengan kata lain, pembangunan infrastruktur selalu beriringan dengan pembangunan ekonomi. Keduanya tak dapat dipisahkan karena menjadi kausalitas.

Rendy mencontohkan, pembangunan infrastruktur di Indonesia Timur seperti di Papua dan NTT yang saat ini sangat pesat berimplikasi pada pembangunan ekonomi masyarakat.

Dia pun heran jika ada yang menyatakan bahwa infrastruktur yang dibangun Jokowi tidak berimplikasi apa-apa terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya bingung dengan ekonom sekarang ini yang menyatakan pembangunan kita masih belum bermanfaat, padahal efek dari pembangunan transportasi itu luar biasa," katanya.

Kondisi ekonomi yang melanda saat ini dengan ditandai pelemahan nilai tukar rupiah dia berharap agar pembangunan infrastruktur tetap berlanjut.

“Menurut saya tidak perlu dihentikan karena manfaatnya besar buat masyarakat," pungkas Rendy yang juga anggota Komisi V DPR RI. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya