Berita

Tedjo Edhy Purdijatno/Net

Politik

Tedjo Edhy: Tulisan Di Asia Sentinel Harus Dibuktikan

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 | 11:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Terkait berita Asia Sentinel yang menyebut Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang kasus Century menjadi polemik di Tanah Air.

Partai Demokrat pun balik menuding pihak Istana berada di balik keluarnya artikel yang dianggap sebagai fitnah keji terhadap Ketum Demokrat, SBY.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Kehormatan Partai Berkarya, Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno menyatakan, di tahun politik ini semua pihak harus menjaga diri.


"Terkait berita Asia Sentinel, di tahun politik seperti saat ini sebaiknya semua pihak bisa menjaga suasana yang kondusif di masyarakat," ujar Tedjo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (18/9).

Dia berharap dengan adanya artikel itu jangan sampai muncul berita-berita yang semakin memanaskan dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Mantan Menko Polhukam di awal pemerintahan Jokowi-JK itu berharap agar kasus ini bisa dibuktikan secara hukum.

"Semua harus dibuktikan secara hukum, dan bila benar agar diproses secara hukum, namun bila tidak benar berarti fitnah, dan harus diselesaikan melalui jalur hukum pula," pungkas Tedjo. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya