Berita

Anton Tabah Digdoyo/Net

Politik

Anton Tabah: Tanya Ma'ruf Amin, Ulama Abal-abal Itu Siapa?

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 | 10:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sangat disayangkan Ketum Umum MUI yang juga Cawapres pendamping Joko Widodo, Ma'ruf Amin secara tersirat menyatakan ulama yang tergabung dalam GNPF-Ulama bukanlah ulama betulan. Ulama yang benar adalah yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Demikian disampaikan Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat, Brigjen Pol. (Purn) Anton Tabah Digdoyo dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Selasa (18/9).

GNPF-Ulama lewat Ijtima Ulama jilid II diketahui mendukung pasangan Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.


"Sangat aneh jika ia bilang gitu, apalagi ia pasti tahu ribuan ulama yang dukung ijtima ulama sangat ternama di republik ini. Mereka adalah tokoh-tokoh ulama se Indonesia yang tak diragukan kefaqihan ilmunya, bukan cuma pandai tapi faqih (memahami ilmu agama Islam dengan baik)," ujar Anton Tabah.

Jelas dia, dalam Islam antara pandai dengan faqih berbeda. Banyak yang pandai agama tapi tidak faqih sehingga mudah tergoda duniawi yang fana.

"Kalau faqih otomatis juga pandai agama, orang yang faqih agama tidak tergoda duniawi berapapun diganti dengan gaji, jabatan, fasilitas dan lain-lain," imbuh Anton Tabah.

"Seperti sabda Nabi Muhammad SAW yang masyhur, 'setan kesulitan menggoda seorang faqih agama daripada menggoda 1.000 ahli ibadah yang tidak faqih agamanya'," tambahnya.

Makanya, lanjut Anton Tabah, jangan heran jika ada orang yang selama ini ditokohkan sebagai ulama tiba-tiba berbalik mendukung pembela penista Al-Quran.

"Rakyat Indonesia tidak akan lupa siapa penista Al-Quran dan siapa pembelanya baik perorangan, parpol, ormas dan lain-lain, sehingga si penista Al-Quran tersebut diperlakukan sangat istimewa oleh penguasa rezim ini," terangnya.

Umat telah menandai dengan cermat, karena penista Al-Quran dan pembela-pembelanya divonis hanya dua golongan, yaitu kalau tidak kafir ya munafik. Yaitu sesuai dengan dengan QS. An-Nisa 138-145, Al-Maidah 57-58 dan
Al-A'rof 50-51.

"Karena itu tanya pada Pak Ma'ruf, yang ulama abal-abal itu siapa?" kata Anton Tabah.

Selain ayat Al-Quran, Anton Tabah juga mengutip perintah UUD 1945 pasal 28 dan 29, yaitu WNI wajib beragama dan menjalankan agamanya sesuai kitab sucinya.

Ma'ruf Amin menyatakan, Ijtima Ulama GNPF-Ulama tidak mewakili seluruh ulama yang ada di nusantara.

"Ijtima Ulama, tinggal ulamanya mana? Dari pesantren mana? Siapa ulamanya?" tutur Ma'ruf, sambil mengungkapkan, 400 kiai besar sudah menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya