Berita

SBY Pidato HUT/RMOL

Politik

Pidato SBY, Wasekjen: Mendengar Keluhan Dan Sejumput Harapan Rakyat

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Partai Demokrat memasuki usia 17 tahun. Tidak ada kemeriahan dan kemewahan dalam perayaan kali ini.

Demikian dikatakan Wasekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar. Menurut Renanda, partainya terus mengikuti dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara dengan seksama.

Hal itu, kata dia, berkaca pada apa yang dialami rakyat saat ini. Di mana, sekalipun ada kemajuan di sana sini, tidak sedikit juga yang mengalami masalah, bahkan kemunduran.


"Ekonomi kita yang diakhir tahun 2014 mengalami pertumbuhan rata-rata 6 persen dalam 4 tahun terakhir turun menjadi sekitar 5 persen. 1 persen pastinya sangat signifikan artinya bagi pertumbuhan dan keberlangsungan kehidupan ekonomi negara yang jumlah penduduknya lebih dari 260 juta jiwa ini," kata Renanda dalam keterangan tertulis, Senin (17/9).

Indeks Demokrasi Indonesia, kata dia, juga menurun belakangan ini, sejumlah indikasi mengkonfirmasi hal ini.

"Pembangunan yang saat ini seolah bertumpu pada percepatan pembangunan fisik negara, sementara pembangunan ekonomi rakyat seolah tertinggal oleh cepatnya pembangunan infrastruktur," ujarnya.

Saat ini,  iklim politik kian memanas. Berita hoax menjadi senjata untuk menyerang dan menghancurkan musuh atau lawan politik. Rakyat tidak tahu lagi mana berita bohong mana berita benar.

"Negative campaign berkembang menjadi black campaign, black propaganda. Rakyat semakin tersekat oleh jargon-jargon dan repositioning politik identitas. Identitas yang mana, bahkan tidak jelas," ungkapnya

Dalam HUT kali ini, Ketua Umum Partai Demokrat akan berpidato. Renanda menyebutnya sebagai pidato kebangsaan.

"Dari seorang negarawan yang sekalipun telah mandeg pandito dari dunia pemerintahan, tetap menjadi Begawan Demokrasi yang mencintai negara dan bangsanya. Ia mendengar keluhan dan sejumput harapan dari rakyat saat ini. Tentang hal inilah Pidato SBY malam ini dikumandangkan," demikian Renanda.[lov]
    

 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya