Berita

PDIP/Net

Politik

Politisi PDIP Tuding Ada Menteri Yang Ingin Gagalkan Jokowi

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 | 17:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

BPJS Kesehatan terus mengalami defisit anggaran. Atas dasar tersebut Komisi IX DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, BPJS Kesehatan dan stakeholder lainnya di Gedung DPR, Senin (17/9).

Anggota Komisi IX DPR RI, Ribka Tjipaning menyebut dalam persoalan defisit anggaran BPJS Kesehatan timbul dugaan ada menteri yang menggunting dalam lipatan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jangan-jangan ada menteri yang ingin menggagalkan Presiden Jokowi. Karena pak Jokowi ini sudah blusukan ke mana-mana dengan memberikan KIS (Kartu Indonesia Sehat)," ujar Ribka.


Politisi PDIP itu menyebut, dengan tertundanya pembayaran premi ke fasilitas kesehatan, menjadikan KIS tidak berlaku.

"Jadikan kalau begini KIS yang disebarkan Pak Jokowi jadi nggak berlaku," ungkapnya.

Untuk itu, Ribka menuntut kepada Menteri Kesehatan Nila Moeloek untuk mengajak Presiden rapat kabinet secepatnya karena masalah BPJS Kesehatan ini sudah sangat darurat.

"Khusus untuk membahas BPJS karena ini menyangkut nyawa manusia, kalau perlu sore ini juga," tegasnya.

Ribka juga menuntut kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani yang diwakili oleh Wakilnya Mardiasmo untuk menaikkan dana BPJS yang setara dengan dana desa.

"Dana desa saja bisa Rp 7triliun kok. Dana BPJS yang berkaitan nyawa manusia nggak bisa. Padahal kalau dihitung untuk 260 juta jiwa hanya Rp 6 triliun," pungkasnya.[lov]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya