Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Pimpinan MPR Apresiasi Eksistensi RS Muhammadiyah Taman Puring

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 | 07:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid selalu mengapresiasikan setiap tindakan dan perbuatan yang membawa kemaslahatan umat. Hal demikian juga disampaikan saat dirinya bersilaturahmi dan serap aspirasi di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat kemarin (14/9).

Kedatangan Hidayat di RS yang terbilang pertama di Jakarta itu disambut oleh Direktur RS Muhammadiyah Taman Puring, dr Cecep Permana, serta para dokter dan perawat.

"Saya menyampaikan terima kasih atas penerimaan dan sambutan yang diberikan," ungkapnya dalam keterangan tertulis Humas MPR, Sabtu (15/9).


RS Muhammadiyah Taman Puring pada awalnya adalah sebuah klinik kecil yang melayani kesehatan ibu dan anak. Dalam perjalanan waktu, amal usaha yang dilakukan berkembang pesat. Saat ini RS berdiri di atas lahan 3.500 meter persegi. Sebagai RS yang berada di wilayah yang strategis, premium, membuat rumah sakit itu menghadapi tantangan dalam amal usahanya, seperti biaya operasional dan pajak yang ditanggung.

Apa yang menjadi tantangan inilah yang didengar dan diperjuangkan oleh Hidayat dalam kunjungannya itu. "Apa yang menjadi masalah, sampaikan kepada anggota DPR," ujarnya.

Hal demikian perlu menjadi perhatian semua. Menurut alumni Pondok Modern Gontor itu, apa yang menjadi amal usaha perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak agar RS Muhammadiyah Taman Puring tetap menjalankan peran kemanusiaan dan sosial dalam melayani masyarakat.

Terlepas dari tantangan yang ada, Hidayat mengapresiasi kinerja pimpinan RS, dokter, perawat, staf administrasi, serta pelaku amal usaha lainnya.

Dia mengaku kagum dengan perjuangan para medis, dokter, sehingga pria asal Klaten, Jawa Tengah, itu pernah bercita-cita menjadi dokter. "Karena profesi mulia yang dapat menolong banyak orang," ungkapnya.

Menurut pria yang menempuh pendidikan S1 hingga S3 di Arab Saudi itu, manusia akan menjadi mulia bila memberikan manfaat untuk orang lain. "Sebagaimana dalam hadits dinyatakan orang paling baik adalah yg paling banyak manfaatnya," tuturnya.

Diakui dirinya tidak berhasil menjadi dokter namun dengan tersenyum dan bersyukur dia manjadi seorang doktor. "Sekarang malah menjadikan doktor. Dan dalam kehidupan saya mempunyai istri seorang dokter, dr. Ibu Diana Abbas Thalib," ungkapnya.

Di akhir sambutan, Hidayat terus mendorong agar para dokter dan perawat untuk senantiasa ikhlas dalam menjalankan tugas mulia menolong masyarakat yang berobat. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya