Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

KPK Dukung Pembersihan Birokrat Korup

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2018 | 14:38 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi mendukung upaya pemerintah membersihkan lembaga pemerintahan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah berstatus inkrah terlibat kasus korupsi.

Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, upaya tersebut perlu didukung mengingat Indonesia tidak kekurangan orang untuk mengisi posisi yang bakal ditinggalkan para birokrat korup.

"KPK mendukung upaya pembersihan PNS dari pegawai-pegawai yang korup. Indonesia tidak kekurangan orang baik untuk menjadi pegawai negeri," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/9).


Laode menuturkan, pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah memberhentikan PNS yang telah divonis pengadilan dalam kasus korupsi.

"Pemecatan para PNS yang korupsi ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk menindak pelaku tindak pidana korupsi," katanya.

Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 12 September 2018 mencatat ada 2259 PNS di lingkungan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia telah dinyatakan inkrah terlibat pidana korupsi. Sedangkan untuk PNS di lingkungan kementerian tercatat ada 98 orang tersangkut kasus korupsi.

Dengan demikian total keseluruhan PNS yang telah dinyatakan inkrah sebagai koruptor sebanyak 2357 orang. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya