Berita

Fayakhun Andriadi/Net

Hukum

PALU HAKIM

Fayakhun Beli Suara Agar Dipilih Jadi Ketua Golkar DKI

Perkara Suap Proyek Bakamla
KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 | 09:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta, Basri Baco mengaku pernah menerima uang dari Fayakhun Andriadi.

Uang itu dipakai untuk membeli suara agar Fayakhun dipilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar DKI dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX Juni 2016.

Uang untuk membeli suaraitu berasal dari suap Rp 12 miliar yang diterima Fayakhun terkait pembahasan anggaran proyek Badan Keamanan Laut (Bakamla) di APBN Perubahan 2016.


Saat bersaksi untuk perkara korupsi Fayakhun di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Basri mengatakan tak menerima uang langsung dari Fayakhun. Tapi dari Agus Setiawan, anak buah Fayakhun.

"Saya nggak tahu itu uang dari mana. Saya tahunya dari Agus. Agus bilang dari Bapak (Fayakhun),"  kata Basri.

"Kapan terimanya (dari Agus) saya nggak hapal betul tapi saya ingat-ingat itu men­jelang Musda. (Jumlahnya) sudah tidak ingat karena antara dua sampai tiga kali (penyerahan)," lanjut Basri.

Menjelang Musda, Fayakhun juga gencar melobi ketua-ketua DPC Partai Golkar se-Jakarta agar memilihnya menjadi Ketua DPD DKI.

"Pemilihan ketua kan kita harus melobi pemilik suara. Nah pemilik suara ini kan ada nilainya. Nah saya dim­intai tolong terdakwa untuk melobi pemilik suara untuk memilih beliau," aku Basri.

Basri menyebutkan pem­berian uang kepada pemilik suara dilakukan di Hotel Fairmont Jakarta, yang menjadi markas tim pemenangan Fayakhun.

Pemilik suara dikumpul­kan dan digiring ke kamar hotel Fairmont satu per satu. Lalu diberi uang.  "Seingat saya gabungan dolar dan rupiah," ungkap Basri.

"Di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) saksi men­jelaskan Fayakhun menyepakati untuk menggarap pemilik suara dengan mem­berikan uang Rp 300 juta dan ketua wilayah Rp 500 juta diberikan secara ber­tahap. Apakah betul ini?" tanya jaksa KPK.

Basri membenarkan isi BAP dirinya ketika di KPK. "Ketua wilayah itu ada 4. Berarti kali empat," jelas Basri.

Pada sidang sebelum­nya, Agus Setiawan men­gakui pernah disuruh memberikanuang kepada Basri. Jumlahnya Rp 1 miliar.Pengakuannya klop dengan kesaksian Basri: uang diserahkan di diserahkan di Hotel Fairmont.

Menurut Agus, uang yang diserahkan kepada Basri merupakan hasil pencairan dari Lie Ketty. Perempuan pemilik toko Serba Cantik Melawai itu membantu menyediakan rekening di luar negeri untuk menam­pung duit 'fee' proyek Bakamla. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya