Berita

Afriansyah Noor/Net

Politik

Sekjen: Masih Mungkin Bagi PBB Dukung Jokowi

RABU, 12 SEPTEMBER 2018 | 04:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Ketua Umum Partai Bulan Bintang  (PBB) Yusril Ihza Mahendra tentang presiden tidak perlu berhenti atau cuti saat maju lagi meruoakan pendapat akademik sebagai pakar di bidang hukum tatanegara.

Sekjen PBB Afriansyah Noor menjelaskan bahwa pendapat itu muncul lantaran Yusril melihat persoalan bangsa ini secara objektif dan mengedepankan kepentingan bangsa.

“Sikap Pak Yusril sebagai akademisi, biasanya sejalan dengan sikap politiknya. Setahu saya Pak Yusril selalu konsisten. Karena bagi beliau, seorang politisi haruslah mendasarkan sikap politiknya pada intelektualisme beliau,” tutur Afriansyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/9).


Dia mengaku tidak keberatan jika kemudian ada pihak yang menafsirkan PBB mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Sebab, PBB hingga saat ini masih belum mengambil keputusan untuk mendukung salah satu calon di pilpres.

“Kalau bicara tentang kemungkinan-kemungkinan, maka kemungkinan seperti itu ya mungkin saja,” tegasnya.

Afriansyah menjelaskan, PBB saat ini masih menunggu Ijtima Ulama II agar tidak bertabrakan dengan pandangan para ulama. Sebab Ijtima Ulama pertama yang merekomendasikan Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie dan pendakwah Ustaz Abdul Somad sebagai calon wakil presiden tidak digubris Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

“Nanti tiba saatnya, setelah berkonsultasi dengan para ulama, PBB akan menentukan sikap dalam pilpres mendatang,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya